“Adapun kebahagiaan ilmu, maka hal itu tidak dapat kamu rasakan kecuali dengan cara mengerahkan segenap kemampuan, keseriusan dalam belajar, dan niat yang benar"-Ibnu Qayyim.

Friday, November 4, 2011

Tak ada yg lebih luas dr kasih sygNya..

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim

Petikan dari Buku "Allah kokohkan ku di atas jalanMU" karya Muhammad Lili Nur Aulia


Menurut Ibnul Qayyim rahimahullah, dlm kitab Al Waabil Ash Shaib, kejujuran yg dtg saat kita mengevaluasi & memeriksa kekurangan dlm diri itu, akan memunculkan sikap trhina di hdpn Allah. "Memeriksa kekurangan jiwa & kekurangan dlm beramal, pasti akn memunculkan rasa rendah, rasa tak berdaya, rasa sgt membutuhkan & sikap taubat di setiap waktu. Seseorang akn selalu memandang diri adalah org yg merugi & tak memiliki apa2. Sedangkan pintu paling dekat seorg hamba kpd Allah adalah ketika ia merasakan al-iflas, yakni rasa sama skali tak berdaya di mana ia tidak memandang dirinya memiliki apapun yg bisa dijadikan sandaran & tempat bergantung."

Ia melanjutkan, "Ubudiyah (perhambaan) berputar pd 2 prinsip utama,

1) hubbun kamil (kecintaan total)
2) dzillun tamm (kehinaan sempurna)

Dari dua hal inilah akn memunculkan sikap menyedari kenikmatan hingga membuahkan cinta & sikap selalu mmperhatikan aib & kekurangan diri.

"Jika seorg hamba telah bisa melandasi hubungannya dgn Allah di atas 2 prinsip ini, maka mush takkan mampu menaklukkannya kcuali sedikit saja. Ia akan cepat dibangkitkan oleh Allah, & tersedar dgn RahmatNya... Sekejap saja ia brpaling, akan terasa kerugian besar yg takkan terbayar kcuali kembali kpd Allah & merasakan rahmat Allah.."

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...